ݡYou are the sky that filled with flowing dream, you are the star that raise and fly

Senin, 15 Desember 2014

Siklus Tak Berujung Seorang Pengusaha

Manajemen dan Organisasi. Dua kata yang saling berkaitan, dan tanpa satu dari keduanya maka tidak akan ada kata ‘dan’ yang menyambungkan makna sekaligus fungsi keduanya. Kedua hal tersebut adalah elemen yang saing melengkapi, organisasi tanpa manajemen hanyalah sekelompok orang dengan visi misi yang sama  namun tanpa arahan dan tatanan. Sedangkan manajemen tanpa organisasi hanyalah teori tanpa ada yang melaksanakan hal tersebut. Dalam hal kuliah Manajemen dan Organisasi merupakan suatu mata kuliah wajib bagi mahasiswa Sistem Informasi semester 1. Namun bagaimana dengan hal ini di dunia nyata?
            Banyak orang berkata, pengusaha suskses adalah yang membangun usahanya dari nol dengan keringat dari usahanya sendiri, rugi dan ditipu orang berkali-kali, sukses besar lalu jatuh lagi, bangkit membangun usahanya yang terpuruk, begitu seterusnya. Pengalamanlah yang jadi gurunya, berbagai orang dengan bermacam-macam karakterlah yang membangun pribadi wirausahanya. Tanpa bekal ilmu dari bertumpuk buku tebal dengan bahasa asing yang bahkan kami sebagai mahasiswa seringkali kurang paham, semua orang bisa menjadi seorang wirausahawan sukses. Benarkah demikian?
            Apa yang membangun kekuatan seseorang adalah niat dan usahanya. Seberapapun sulitnya mewujudkan hal tersebut, akan mudah jalannya apabila usahanya tanpa henti mengalir untuk niatnya. Salah satu usaha yang dilakukan banyak orang untuk mencapai mimpinya adalah menempuh pendidikan. Jenjang demi jenjang dilewati, dengan berbagai posisi dari siswa menjadi mahasiswa, kita semua sudah mengalami rasanya berada dalam organisasi. Entah itu hanya duduk sebagai siswa biasa, ketua panitia pagelaran seni, ketua OSIS, semua itu adalah bagian dari organisasi. Bagaimana dengan manajemennya? Manajemen sendii sudah terlihat dari tatanan tugas dan posisi setiap orang. Siswa biasa yang tidak terlibat OSIS atau kepanitiaan pun mempunyai tanggung jawab dan tugasnya sendiri, yaitu memastikan bahwa apa yang berjalan di organisasinya tetap sesuai aturan. Bukankan bila para berkuasa tak menyadari salahnya, rakyat yang angkat suara untuk memberitahu? Untuk mengetahui salah dan benar dari suatu hal, bukankah kita semua memerlukan ilmu? Ilmu tidak harus berasal dari buku, ilmu bisa berasal dari petuah orang yang lebih tua, kejadian yang ada di sekitar kita, bahkan celotehan anak kecil bisa menjadi ilmu yang tidak ternilai jika kita bisa mengambil intisarinya.
            Lalu bagaimana dengan kata-kata bahwa “pengalaman adalah guru yang paling baik”? Pengalaman sendiri merupakan ilmu yang tidak dibukukan, ilmu yang tersebar di setiap hel nafas dan detak jantung orang yang memilikinya. Pengalaman akan membuahkan dasar ilmu yang dapat dibukukan menjadi sebuah teori. Bahasa asing dan teks panjang membosankan yang melingkupinya mungkin akan mengaburkan hakikat sebenarnya sebagai sebuah pengalaman. Bukan cerita seru penuh dengan jatuh bangun seorang pengusaha sukses, tetapi deretan ketentuan dan peraturan berlabel nama-nama tokoh yang tidak kita kenal sebelumnya. Namun apabila kita dapat memahami, sesungguhnya ilmu-ilmu dalam buku tebal nan membosankan itu adalah pengalaman dari orang-orang terdahulu yang sudah lebih mengerti dan memahami manajemen dan organisasi.

            Kesuksesan para pengusaha yang sudah menuai hasil usahanya sekarang adalah simbol puncak usaha mereka. Bukan berarti mereka akan duduk santai selamanya setelah semua yang mereka kerahkan untuk usaha mereka. Suatu saat mereka akan mengalami siklus itu lagi, saat harus jatuh dan bangkit untuk mengembalikan semuanya ke tempatnya yang seharusnya. Manusia akan terus belajar sepanjang hidupnya, karena jika satu tantangan sudah terlewati, Tuhan akan memberikan tantangan yang lebih besar untuk diselesaikan. Hidup adalah sebuah tantangan yang tidak akan berakhir bagi para pengusaha, karena pengusaha adalah orang yang akan terus berusaha dalam mengusahakan sesuatu yang diinginkannya. 

Rika Nurlaili Dewi
5214100112

Tidak ada komentar:

Posting Komentar